Putus Asa yang Hampir Membunuh Karakterku
Putus Asa. Hmmm… Rasa itu sepintas kilas menyelinap di perasaan dan hatiku karena aku merasa kerja keras dan jerih payahku selama ini tidak membuahkan hasil sekali. Ditambah lagi kasus kemaren tepatnya hari selasa tanggal 16 Februari 2010 di saat aku harus melakukan perjalanan yang cukup jauh (sekitar 150 KM). Awalnya aku sangat menikmati perjalanan tersebut karena di tempat yang akan aku tuju ada seseorang yang selama ini sangat aku temui. Tapi takdir berkata lain, aku tidak berhasil menemuinya…
Dari situlah rasa putus asa sedikit demi sedikit mulai merasuk ke dalam jiwa yang seolah-olah menyeret hati dan pikiranku untuk berhenti selamanya dari dunia ngeblog. Untungnya, ada seorang teman yang ada didekatku yang dengan suka rela menasehati aku dengan nasehat-nasehat yang tidak akan pernah aku lupakan…
Dengan perasaan yang masih tidak menentu, aku terpaksa kembali pulang tanpa membawa hasil. Hhhuufff…. Berat gan… Bayangkan! Selama perjalanan yang lumayan jauh aku dituntut untuk berkonsentrasi penuh agar sepeda motor yang aku kendarai tidak lepas kendali, dan di saat bersamaan aku harus berperang melawan perasaanku sendiri. Dan alhamdulillah aku sampai di rumah dalam keadaan selamat meski di beberapa tempat saat dalam perjalanan ada sedikit gangguan karena aku kurang konsentrasi.
Sesampai di rumah aku mencoba mengobati perasaan itu dengan blogwalking ke beberapa blog sahabat, dengan harapan ada sebuah artikel yang sedikit menghibur perasaanku yang sedang kacau. Dan di saat blogwalking, aku menyempatkan diri mengecek blogku yang lain di ceritamalam.com yang selama ini menjadi lahan bisnisku. Nah, dari situ aku menemukan sebuah komentar baru dan ternyata orang yang pengen aku temui di atas meninggalkan komentar di blog tersebut sembari meminta maaf.
Setelah itu aku mencoba mengunjungi blognya dan disana aku menemukan sebuah pernyataan yang berbunyi “Salah Paham yang Percuma”. Disitu aku sedikit menemukan jawaban atas kegundahan perasaanku, bahwa ternyata dia juga merasa bersalah atas tindakan yang dia lakukan kemaren.
Tapi, ada sebuah kalimat yang sampai saat ini masih membuat aku penasaran, kalau tidak salah kalimatnya seperti ini
Ada sebagian urusan didunia ini lebih baik kita tidak tahu daripada tahu, karena saat tahu itulah kau akan menyesal.
Jujur, kata-kata tersebut sangat membuat hati merasa tidak nyaman. Seandainya aku bisa memilih, aku akan lebih memilih menyesal di kemudian hari dari pada harus menanggung rasa penasaran yang tidak berkesudahan, karena di setiap penyesalan, akan muncul keputusan-keputusan yang lebih bijak…
Semoga engkau sudi menjelaskan ……
Aku hampir putus asa, artikel putus asa
wah, artikel yg sangat menarik mas & cukup memberikan motivasi postif terhdp diri saya, thanks..
Weleh-weleh kok ditulis disini? ku aja tak tulis di sakera….
@Ardiawan.com: apanya yang menarik bos? lha orang curhat gini kok menarik. …
dari design themenya ndak asing
)
Wah . .
jangan sampek putus asa mas . .
ayo terus berjuang . .
salam sukses
do not despair. .
let’s fight
artikel yang sangat bermanfaat,,terima kasih sudah berbagi sobat
iya sob dulu aq juga pernah mengalami keputus asaan yg berat, tp setelah menyendiri beberapa hari aq berfikir g ada gunanya aq melakukan semua ini, aq harus bisa dan aq harus bangkit dari semua keterpurukan q dan keputus asaan q.
wadduuhhh….kasian banget ya mas, udah jauh2 gak ketemu..
sabaarrr ya mas
[...] tersebut, saya hanya bisa mengatakan sabar, sabar dan sabar. Berjuanglah terus dan jangan pernah putus asa. Anggap saja hal itu merupakan kesuksesan yang [...]
Jangan Menyerah mas
wah ini ceeeeeerita yang kemarin ya
he he… iya sob… cerita lama…